Setelah tahu apa dan kenapa, pertanyaan berikutnya yang perlu dijawab adalah...bagaimana cara melatih kemandirian anak.
Showing posts with label Essay. Show all posts
Showing posts with label Essay. Show all posts
Apa Yang Saya Pelajari Tentang Mengajarkan Kemandirian Pada Anak (Bagian 2)
Di tulisan sebelumnya, saya sudah membahas tentang beberapa kesalahpahaman orangtua, termasuk saya dalam melatih kemandirian anak.
Apa Yang Saya Pelajari Tentang Mengajarkan Kemandirian Pada Anak (Bagian 1)
Melatih kemandirian anak, mungkin terdengar mudah dan sederhana. Namun, sayangnya kenyataannya tak sejalan dengan apa yang terdengar.
Mitigasi Bencana Untuk Para Disabilitas dan Orang Yang Pernah Menderita Kusta
Sebagai negara kepulauan yang berada di lempeng tektonik, tidak mengherankan bila sering terjadi ombak pasang, gempa sampai gunung berapi berstatus waspada di Indonesia.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa sejak awal tahun, lebih dari 3000 bencana alam terjadi di bumi pertiwi.
Yang terbaru, gempa menimpa saudara-saudara kita di Cianjur dan Gart.
Selain gempa, banjir juga masih jadj PR kita bersama...terlebih di musim penghujan seperti sekarang.
Tentunya semua pihak akan terdampak oleh bencana, tak terkecuali penyandang disabilitas dan Orang Yang Pernah Menderita Kusta (OYPMK).
Talkshow Penanggulangan Bencana Inklusif Bagi OYPMK Dan Penyandang Disabilitas Oleh KBR.id
Pada 29 November 2022 lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti talk show oleh KBR tentang penanganan bencana untuk OYPMK dan penyandang disabilitas dengan narasumber, Drs. Pangarso Suryotomo, direktur Direktorat Kesiapsiagaan BPNB dan Bejo Riyanto, ketua Konsorsium Peduli Kusta (PELITA).
Menjadi penyandang disabilitas daksa sejak lahir tak melunturkan semangat Pak Bejo untuk menjalani hari. Ia berharap dengan adanya PELITA ini, masyarakat mendapat informasi dan sosialisasi yang benar tentang disabilitas dan OYPMK, terutama ketika terjadi bencana alam.
Papang, sapaan akrab Drs. Pangarso Suryotomo, memaparkan bahwa 80% desa di Indonesia, rawan bencana. Karenanya, beliau menghimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan bencana di daerahnya.
Seperti yang disebutkan di peraturan Kepala BNPB Nomor 14 Tahun 2014, yang disebut juga 3 Mandat Mitigasi Bencana Bagi Penyandang Disabilitas dan OYPMK, penyandang disabilitas berhak untuk mendapat perotolongan, partisipasi dan juga perlindungan. Namun tetap diperlukan pengawasan dan dukungan semua pihak agar dapat berjalan baik.
3 Mandat Mitigasi Bencana Bagi Penyandang Disabilitas dan OYPMK
1. Pertolongan
Penyandang disabilitas dan OYPMK mempunyai hak untuk mendapat dan memberikan pertolongan ketika bencana terjadi.
2. Partisipasi
Penyandang disabilitas dan OYPMK bisa berkontribusi aktif dalam kebencanaan. Memberi kesempatan penyandang disabilitas untuk mengambil peran aktif akan mendorong dan menguatkan semangat penyandang disabilitas terdampak.
3. Perlindungan
Memberikan hak perlindungan aman untuk OYPMK dan penyandang disabilitas, wajib diberikan. Oleh karena itu pemerintah dan masyarakat juga harus memberikan perlindungan pada korban bencana alam, termasuk disabilitas.
Kesimpulan
Edukasi tentang penanganan bencana sangat penting. Maka tak mengherankan bila idak heran BNPB menggandeng Kemendikbud untuk memasukkan materi penanganan bencana melalui Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Kita pun sebagai masyarakat juga perlu berperan aktif dalam sosialisasi terkait bencana kepada orang-orang di sekitar kita.
Maaf, Papa Lupa Mendoakanmu Nak
Teruntuk para ayah, selamat hari ayah nasional ya. Di momen ini, saya mau mengajak kamu untuk sejenak bertanya pada dirimu sendiri, "Sudah se-ayah apakah kamu?"
Anakku Nakal Karena Aku Kurang Akal
Ironis. Mungkin itulah satu kata yang paling menggambarkan kondisiku saat ini.
Menjadi Orang Tua Yang Sabar Ala Zen Habits
The most difficult part of mastering parenting is become one.
Kembalikan Udara Bersih Bebas Asap Rokok di Ruang Publik
Perokok berhak merokok, demikian pula orang yang tidak merokok berhak atas udara bersih bebas kepulan asap rokok.
Sedih dan miris, dengan pugasan marah dan kecewa. Mungkin seperti
itulah gambaran tentang apa yang saya rasakan setiap kali mampir ke
sebuah taman bermain publik outdoor.
Bagaimana tidak, tempat yang seharusnya ramah anak, tercemari oleh kepulan asap rokok dari beberapa pengunjung taman bermain. Seolah tak memedulikan bahwa gumpalan asap yang mereka hembuskan itu, dapat merusak tak hanya paru-paru mereka, tapi juga beberapa paru-paru kecil yang ketika itu sedang asyik bermain di tempat tersebut.
Masalahnya, bukan hanya paru-paru kecil milik anak mereka saja yang terancam, tapi juga paru-paru kecil milik anak lain yang sedang bermain di sana.
Maksud saya, oke lah kalau memang rokok itu hak kalian, tapi bukankah kami yang tidak merokok ini juga berhak atas udara bersih, bebas dari asap rokok kalian? Terlebih lagi, asap rokok itu kalian hembuskan tanpa merasa bersalah sedikitpun sedikit pun di tempat yang penuh jiwa-jiwa tak berdosa.
Segitu berharganya kah sebatang rokok bagi kalian dibandingkan kesehatan putra/putri kalian dan teman-teman bermainnya?
Ayo lah, tentunya kalian pun memahami bahaya merokok bagi kesehatan. Kalau memang kalian merasa sudah kebal dan terlindung dari risiko merokok, karenanya kalian tetap merokok, mohon pertimbangkan pula kami yang tidak merokok.
Kami tidak memilki paru-paru sekuat kalian. Kami tidak memiliki anti-toksin sedahsyat kalian. Kami tidak mampu mentoleransi racun rokok seperti halnya kalian. Jadi, bukankah lebih baik bila kita saling menghargai dengan cara, kami mempersilakan kalian merokok. Dan, kalian pun menghargai kami dengan tidak menebar asap di tempat yang tak sepatutnya terisi oleh kepulan asap rokok kalian seperti taman bermain publik.
5 Hal Yang Patut Kamu Pertimbangkan Untuk Berhenti Merokok
Kita
hidup di masa akses informasi begitu mudah diakses. Internet kini sudah
tak semahal dahulu kala. Namun, tampaknya kemudahan akses tersebut bagi
kalian lebih baik digunakan untuk menyimak konten-konten nirfaedah
ketimbang konten bermanfaat, seperti bagaimana menghentikan kebiasaan
merokok kalian.
Mumpung masih dalam momen hari lahir Pancasila di mana salah satu silanya adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, jadi supaya adil, setelah racauan saya tentang rokok kalian, di sini saya akan bagikan pula hal-hal yang patut kamu pertimbangkan untuk berhenti kalian. Lagi pula seharusnya internet menyatukan Indonesia, bukan malah memecah-belahnya.
Namun, cobalah untuk melihatnya dari sudut pandang lain. Buatmu, kesehatanmu mungkin tak penting, tapi bagi mereka yang sayang padamu, kesehatanmu itu sangat penting.
Seandainya kamu sedikit lebih bijak dalam mengalokasikan uang rokokmu untuk hal positif lainnya, tentunya kamu akan memperoleh manfaat dari situ.
Mungkin kamu berpikir kalau itu hanya akan terjadi pada orang lain, bukan kamu. Namun, orang lain pun juga berpikir yang sama. Dan, orang lain-nya orang lain itu siapa kalau bukan kamu?
Jadi itulah 5 manfaat yang bisa kamu dapatkan bila kamu berhenti merokok. Bila suatu hari nanti kamu sedang berselancar di dunia maya, saya harap kamu menemukan tulisan ini dan mempertimbangkan untuk berhenti merokok.
Saya tidak menulis ini untuk menyudutkanmu. Saya tahu, berhenti merokok itu tidak mudah.
Melalui tulisan ini, saya ingin menyampaikan padamu bahwa merokok itu berdampak negative bukan hanya pada dirimu, tapi juga ke orang lain di sekitarmu.
Kamu bisa menemukan sumber-sumber referensi tentang tips atau tutorial cara berhenti merokok di internet melalui layanan terbaik dari IndiHome. Karena sudah seharusnya, internet menyatukan Indonesia, kamu dan saya, bukan memporak-porandakannya.
Sebaiknya untuk kebaikanmu sendiri dan orang-orang di sekitarmu, berhentilah merokok. Ada banyak cara dan tips yang bisa kamu temukan di internet, dengan dukungan IndiHome, internet menyatukan Indonesia.
Namun, bila berhenti merokok masih terlampau sulit untukmu, bagaimana kalau sembari kamu berusaha menghentikan kebiasaan merokokmu, tolong jangan merokok di ruang publik, apalagi di tempat-tempat yang penuh dengan anak-anak.
Mumpung masih dalam momen hari lahir Pancasila di mana salah satu silanya adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, jadi supaya adil, setelah racauan saya tentang rokok kalian, di sini saya akan bagikan pula hal-hal yang patut kamu pertimbangkan untuk berhenti kalian. Lagi pula seharusnya internet menyatukan Indonesia, bukan malah memecah-belahnya.
1. Kesehatan
Sebagai mantan perokok, saya yakin kamu semua tahu kalau merokok itu buruk bagi kesehatan. Dan, saya juga tahu kalau walaupun sudah tahu, tapi kamu pasti memilih untuk tak mau tahu bukan?Namun, cobalah untuk melihatnya dari sudut pandang lain. Buatmu, kesehatanmu mungkin tak penting, tapi bagi mereka yang sayang padamu, kesehatanmu itu sangat penting.
2. Keuangan
Ya terkecuali kamu tipe orang yang suka minta-minta rokok tetangga, which is memalukan sebenarnya, maka saya yakin kamu tahu kalau merokok itu menguras uang.Seandainya kamu sedikit lebih bijak dalam mengalokasikan uang rokokmu untuk hal positif lainnya, tentunya kamu akan memperoleh manfaat dari situ.
3. Lebih Praktis
Hidup tanpa rokok sebenarnya lebih praktis, karena kamu nggak perlu lagi bingung mencari tempat khusus untuk menyulut rokokmu, atau menggunakan waktu rokokmu untuk hal lain yang lebih berguna.4. Demi Orang-Orang Di Sekitarmu
Tahukah kamu bahwa perokok pasif lebih rentan pada asap rokok daripada kamu si perokok aktif? Pernahkah terlintas di pikiranmu kalau risiko-risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh sebatang rokok, diderita oleh orang terdekatmu? Orang tua, saudara, pasangan, anak.Mungkin kamu berpikir kalau itu hanya akan terjadi pada orang lain, bukan kamu. Namun, orang lain pun juga berpikir yang sama. Dan, orang lain-nya orang lain itu siapa kalau bukan kamu?
5. Peningkatan Kualitas Hidup
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu dapatkan bila kamu berhenti merokok:- Meningkatkan kemampuan indera perasa
- Meningkatkan kemampuan indera penciuman
- Hidup tanpa ketagihan merokok
- Batuk akibat rokok mulai mereda
Jadi itulah 5 manfaat yang bisa kamu dapatkan bila kamu berhenti merokok. Bila suatu hari nanti kamu sedang berselancar di dunia maya, saya harap kamu menemukan tulisan ini dan mempertimbangkan untuk berhenti merokok.
Saya tidak menulis ini untuk menyudutkanmu. Saya tahu, berhenti merokok itu tidak mudah.
Melalui tulisan ini, saya ingin menyampaikan padamu bahwa merokok itu berdampak negative bukan hanya pada dirimu, tapi juga ke orang lain di sekitarmu.
Kamu bisa menemukan sumber-sumber referensi tentang tips atau tutorial cara berhenti merokok di internet melalui layanan terbaik dari IndiHome. Karena sudah seharusnya, internet menyatukan Indonesia, kamu dan saya, bukan memporak-porandakannya.
Kesimpulan
Merokok memang hak kamu para perokok, tetapi perlu kamu ingat juga bahwa di ruang publik, tidak semua orang merokok dan tahan dengan asap rokokmu.Sebaiknya untuk kebaikanmu sendiri dan orang-orang di sekitarmu, berhentilah merokok. Ada banyak cara dan tips yang bisa kamu temukan di internet, dengan dukungan IndiHome, internet menyatukan Indonesia.
Namun, bila berhenti merokok masih terlampau sulit untukmu, bagaimana kalau sembari kamu berusaha menghentikan kebiasaan merokokmu, tolong jangan merokok di ruang publik, apalagi di tempat-tempat yang penuh dengan anak-anak.
Membangun Kekhusyuan Dalam Salat
Kalau salat adalah tiang yang menentukan kekuatan agama, apa jadinya ya bila tiang itu bikinnya ngasal?
Walaupun Nggak Sahur Tetap Kuat Puasa Kok
Marhaban ya Ramadhan.
Sudah Waktunya, Hapus Stigma Dan Diskriminasi Pada Penderita Dan Penyintas Kusta
Hari Minggu terakhir bulan Januari seluruh dunia memeringati Hari Kusta Internasional sebagai bentuk kepedulian pada kasus kusta. Bagaimana prestasi Indonesia dalam menanggulangi kusta sejak pertama kali dicetuskan aktivis kemanusiaan Perancis, Raoul Follerau pada 1953 ini?
Kompromi Perintah Agama Atas Nama Kemanusiaan
Beberapa waktu lalu, saya sempat melihat WAS seorang teman yang menyampaikan keresahannya setelah menonton sebuah video yang menurutnya, salah kaprah dan bisa menimbulkan disinformasi untuk umat Muslim, terutama yang belum mendalami ilmu agama seperti saya.




